Showing posts with label Nusantara. Show all posts
Showing posts with label Nusantara. Show all posts

Wednesday, 17 October 2012

Bayi Monster Coelacanth dari Indonesia



Iseng Baca - 
Para peneliti dan ahli kelautan Jepang mengklaim telah berhasil menemukan dan merekam video seekor coelacanth muda, Selasa (17/11). Ikan sangat langka yang diduga keturunan ikan jaman purba itu ditemukan dan direkam dari perairan dalam di Indonesia.

Ikan berjuluk “fosil hidup” itu ditemukan pada 6 Oktober lalu di kedalaman 161 meter di sekitar perairan Manado, Sulawesi. Ini merupakan temuan coelacanth hidup pertama dari perairan Indonesia yang berhasil difilmkan.

Dalam rekam video itu terlihat seekor coelacanth yang bergitu cantiknya dengan panjang 31,5 cm berwarna biru dengan bintik putih. Ia tampak sedang berenang lamban di sekitar bebatuan karang di dasar laut selama 20 menit.

“Setahu kami, inilah coelacanth Indonesia yang pertama kali berhasil direkam gambarnya… makhluk yang masih tetap misteri,” tutur Masamitsu Iwata, peneliti di Aquamarine Fukushima di Iwaki, wilayah timurlaut Tokyo, seperti yang dikutip dari AFP di laman Yahoonews.

Untuk monster coalacanth, ikan berukuran 30 cm itu sama dengan anakan ikan yang baru lahir.

ILmuwan berharap temuan dan rekaman ini akan mencerahkan pngetahuan tentang habitat dan perkembangbiakan ikan yang di Sulawesi disebut “Raja Ikan” itu.

Rekaman itu didapat dengan menggunakan alat perekam gambar yang ditempatkan di sebuah wahana selam mini.

Coelacanth diyakini sebagai turunan ikan purba dari masa prasejarah yang hanya sedikit mengalami peruban bentuk. Spesimen coelacanth pertama kali didapat di perairan selatan Afrika pada 1938.

Sunday, 14 October 2012

Keindahan Indonesia Yang Tak Ada Tandingannya



Iseng Baca - Alam Indonesia dikenal memiliki keindahan Alam yang sangat luar biasa keindahan alam Indonesia bahkan tidak bisa disaingi oleh keindahan alam yang ada di negara lain di luar Indonesia hal ini lah yang membuat paraa wisatawan asing tertarik untuk berkunjung ke Indonesia nah berikut ini ada 7 Keajaiban Alam Indonesia Yang Tidak Dimiliki Negara Lain yang harus kamu ketahui seperti dikutip dari detik.com.

1. Ubur-ubur yang tidak menyengat,
Danau Kakaban, Kaltim keajaiban dari Danau Kakaban ini adalah adanya ubur-ubur yang tidak menyengat yang tinggal di bawah airnya. Ajaibnya, ubur-ubur seperti ini hanya terdapat di dua tempat di dunia, yaitu di Danau Kakaban dan Jellyfish Lake di Palau, Micronesia di kawasan tenggara Laut Pasifik. Anda bisa berenang dan menyelam ke dasar danaunya untuk bertemu ubur-ubur unik ini. Pulau Kakaban adalah salah satu dari total 31 pulau yang tergabung dalam Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.

Danau Kakaban di pulau ini diklaim sebagai danau ubur-ubur terbesar di dunia. Sebabnya, terdapat 4 jenis ubur-ubur di danau ini, yaitu ubur-ubur bulan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik. Sedangkan Jellyfish Lake di Palau hanya memiliki dua jenis ubur-ubur saja. Wow! Danau Kakaban sendiri memiliki tekstur yang unik. Danau ini terbentuk akibat karang yang naik di atas permukaan laut dengan ketinggian hingga 50 meter. Kemudian, karang ini membuat sejumlah air terperangkap, dan terbentuklah danau.

2. Garam di atas gunung,
Gunung Krayan, Kaltim Masih di Kaltim, satu lagi keajaiban di sini adalah terdapat garam di atas gunung. Garam tersebut berada dalam sumur di Desa Long Midang, Gunung Krayan yang berjarak 100 km dari laut di ketinggian 2.400 mdpl. Ajaib! Garam gunung yang dihasilkan di Krayan memiliki penampilan yang sama dengan garam laut, yaitu seperti pasir dan berwarna putih.

Tetapi, ternyata garam gunung memiliki kandungan yodium yang lebih tinggi dibanding garam laut lho! Proses pembuatan garam ini pun berbeda dengan garam laut. Bahan dasar berupa air sumur di Desa Long Midang, direbus satu malam hingga air mengering. Setelah kering, tertinggalkan butiran kristal yang merupakan garam basah lalu garam basah ini dimasukkan ke dalam batang bambu dan dibakar hingga bambu habis terbakar api. Sisa bakaran inilah yang merupakan garam kering yang kemudian dibungkus daun dan siap dijual.

3. Fosil penyu dan batu karang,
Gua Batu Cermin, Manggarai Barat, NTT Selain komodo, Gua Batu Cermin merupakan keajaiban dari NTT. Sebabnya, di dalam gua ini terdapat gugusan batu karang dan fosil penyu di dinding guanya. Gua Batu Cermin berada di Kampung Wae Kesambi, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores Barat, NTT. Untuk melihat keajaiban ini, Anda harus menelusuri gua sepanjang ratusan meter. Selain itu, kilauan staklatit dan staglagmit di gua ini juga unik.

Tak heran, gua ini selalu menjadi agenda wajib saat berkunjung ke Flores. Fosil penyunya dapat Anda lihat dengan menggunakan senter karena gelapnya suasana di dalam gua. Gugusan batu karang pun terlihat jelas, seperti batu karang yang ada di bawah lautan. Oleh sebab itu, batu-batu karang dan penyu yang seharusnya berada di bawah lautan, mengapa bisa berada di dalam gua di atas daratan? Inilah tanda tanya besar sekaligus menjadi keajaiban alam.

4. Pasir pantai merah muda,
Pulau Komodo, NTT Jika pantai biasanya berpasir putih atau hitam, maka pantai ini mempunyai pasir yang berwarna pink. Datanglah ke Pink Beach di Pulau Komodo. Pantai ini letaknya ada di balik bukit, sehingga sepi dan terpencil. Air laut di sekitar pantainya sangat biru jernih dan menggoda untuk diving atau snorkeling. Warna pink di pantai ini akan terlihat lebih pekat dibanding pasir yang masih kering.

Warna pinknya merupakan komposisi dari koral, pecahan kerang dan kalsium karbonat dari biota laut yang ada di sana. Anda bisa menuju Pink Beach dari Labuan Bajo. Bersantai di pantai berenang di lautan, atau sekedar berfoto-foto di pantai yang merupakan salah satu keajaiban Indonesia ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

5. Danau tiga warna, Ende, NTT Satu lagi keajaiban dari Flores, yaitu Danau Kelimutu yang mempunyai tiga warna. Hitam, biru tua, dan biru, adalah tiga warna dari danau ini yang terletak di Kecamatan Kelimutu, Ende, NTT. Tak hanya wisatawan dalam negeri saja, danau ini sudah memesona hingga ke traveler mancanegara. Keajaiban dari ketiga danau ini adalah dapat berubah warna.

Bila beruntung, Anda dapat melihat warna-warna yang berubah warna, seperti warna merah menjadi hijau, dari hijau muda menjadi hijau keputih-putihan, dan lainnya. Hal ini disebabkan oleh faktor kandungan mineral, lumut dan batu-batuan di dalam kawah dan juga pengaruh cahaya Matahari. Selain itu, masyarakat sekitar percaya bahwa perubahan warna tersebut mengandung ‘pesan’ tersendiri.

Meski demikian, perjalanan menuju ke Danau kelimutu tidaklah mudah. Anda harus berjalan sepanjang 3 kilometer dan melewati 236 anak tangga untuk mencapai Puncak Kelimutu. Dari sinilah, ada keindahan dan keajaiban alam yang sangat menawan.

6. Air panas di pinggir pantai,
Tidore Pemandian air panas di kolam atau gunung, sudah biasa. Akan tetapi, di Pantai Akesahu, Tidore, Maluku Utara, terdapat pemandian air panas di pinggir pantai. Benar-benar di pinggir pantai dan di depan Anda adalah lautan.

Ajaib! Air panas Akesahu terletak sekitar 30 menit dari dari Pelabuhan Rum, pelabuhan utama di Tidore. Ajaibnya, walaupun terletak di pinggir pantai, air panas ini rasanya tawar. Ditambah dengan pepohonan rindang dan pasir pantai yang halus, mandi air panas di tempat ini benar-benar berbeda dari biasanya.

Air panas ini berasal dari sumber air panas yang terletak di dekat pantai. Merendamkan diri di air panasnya sambil menikmati suasana pantai sangatlah menyenangkan. Cukup dengan biaya Rp 2.000 saja, Anda dapat menikmati keajaiban alam ini.

7. Pasir putih di bukit Lembah Baliem,
Papua Jika selama ini Anda menggangap pasir putih hanya ada di pantai saja, maka datanglah ke Desa Aikima di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Di sana terdapat pasir putih yang berada di atas bukit dan berjarak ratusan kilometer dari pantai. Wow! Anda harus mendaki bukit untuk melihat pasir putihnya dari dekat. Dari kejauhan saja, hamparan pasir putihnya sudah terlihat jelas. Warnanya mencolok dengan latar gunung hijau dan langit yang biru. Pasir itu seakan mengalir dari atas bukit. Putih dan bersih, memantulkan cahaya matahari hingga tampak bak kristal. Berdasarkan sains, pasir putih ini ada karena bentukan alam.

Dulu, Lembah Baliem adalah sebuah danau raksasa bernama Wio. Sekitar tahun 1813, terjadi gempa yang menyebabkan pergeseran dan perubahan geologi. Dari situ terbentuk pula Sungai Baliem yang meliuk di tengah lembah ini. Konon, pasir putih Desa Aikima adalah salah satu sisi danau purba tersebut.

Wednesday, 10 October 2012

5 Karya IT Anak Bangsa yang Diakui Dunia


Iseng Baca

1. BlankOn Linux (Distro Linux yang dikembangkan Indonesia)


Mungkin yang menggunakan Mac OS X atau Windows (Ane sendiri adalah user Linux) akan "ogah" mencoba distro Linux yang satu ini, tapi jangan salah sangka! Ada banyak aplikasi GRATIS pengganti aplikasi Windows/Mac yang tersedia di BlankOn! Mau tahu lebih lanjut tentang BlankOn? Silahkan kunjungi website dibawah ini!

Website : http://www.blankonlinux.or.id/
Kategori : Distro (distribusi) Linux


2. PC Tablet Wakamini 


Zyrex, produsen peralatan komputer lokal Indonesia, menawarkan produk terbaru tablet PC yang diklaim 100% buatan Indonesia yaitu produk komputer tablet Wakamini MP 1291 series Multi Touch dan Wakatobi Mini 963 seharga tiga jutaan saja. Wakamini adalah komputer tablet buatan Indonesia dengan harga yang bisa dijangkau siapapun, Rp3.599.000.

Dari sisi layarnya, desain komputer tablet lokal ini tergolong unik yang dapat diputar 180 derajat, berukuran 10 inchi dan memiliki empat varian warna; coklat, merah, hitam dan biru.
Sistem operasinya menggunakkan Windows 7 Home Premium dan Ultimate, dengan layar sentuh.

Wakamini dibekali dengan prosesesor Intel Atom N450 berkecepatan 1,66 Ghz,RAM (Random Access Memory) sebesar 1 GB DDR2, Ruang penyimpanan 250 GB, sedangkan bobotnya 1,35 KG dengan Wifi “4 in 1? card reader dan 1,3 MP Webcam dengan batrai berdaya tahan tiga jam.

Website : http://www.zyrex.com/
Kategori : Tablet PC


3. Chipset Wimax Xirka 


XIRKA System-on-Chip (SoC) generasi pertama adalah sebuah chipset untuk Broadband Wireless Access (BWA) yang sesuai dengan standard IEEE 802.16d-2004 untuk fixed WiMAX dan IEEE 802.16e-2005 untuk mobile WiMAX.

Chipset XIRKA memberikan WiMAX integrator sebuah solusi yang handal dengan Physical Layer (PHY) yang terintegrasi penuh dan solusi didalam Media Access Control (MAC) sehingga menjadikan subscriber station (SS) maupun mobile station (MS) yang tidak hanya ber performa tinggi (dengan throughput up to 40 Mbps), tetapi juga dengan harga yang ekonomis.

Chipset XIRKA sangat cocok digunakan di dalam USB dongle dan USB mini-cards sebagai mobile station untuk laptop, PDA, dll maupun didalam CPE modem untuk desktop komputer di sekolah, perkantoran maupun kompleks perumahan.

Wimax sendiri artinya hampir sama dengan Wi-Fi. Hanya saja jangkauan sinyalnya lebih luas. Denger-denger nih gan, Wimax di Taiwan jangkauannya se-kota..

Website : http://www.xirkachipset.com/
Kategori : Chipset WiMAX


4. PCMedia Antivirus (PCMAV) 


Siapa sih pengguna Windows di Indonesia yang tidak kenal Antivirus (AV) yang satu ini? Siapa lagi yang membuat PCMAV kalau bukan pihak majalah PCMedia? PCMAV dimulai pada awal tahun 2006. Antivirus ini merupakan Antivirus yang (rata-rata) paling banyak digunakan di Indonesia. Mengingat kemampuannya yang sangat bagus dan sangat membantu.

Untuk urusan kompabilitas, update dan penanganan bug, siapa lagi kalau bukan PCMAV pemenangnya? Selain itu, PCMAV dibuat dalam berbagai edisi, seperti PCMAV Express, dll. Rilis baru PCMAV biasanya bareng rilis edisi baru Majalah PCMedia.

Website : http://virusindonesia.com/
Kategori : Antivirus


5. Game Nusantara Online 


Kabar gembira ni buat para pecinta game online. Terutama yang ingin merasakan dahsyatnya game online karya anak-anak negeri, cobalah game Nusantara Online.

Game ini dibuat dengan karakter-karakter asli Indonesia. Dijalankan diatas engine Another Game Engine Library (Angel) juga buatan Indonesia, Indonesia banget deh pokok nya.

Sigit, Direktur Operasional PT Nusantara Wahana Komunika menjelaskan cerita dalam game ini. Nusantara Online mengambil cerita berlatar belakang kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia. Diantaranya kerajaan Majapahit, Sriwijaya, dan Pajajaran untuk versi pertama. Selanjutnya setiap tahun akan meluncurkan 3 kerajaan baru. Sehingga tiap provinsi dapat diwakili satu kerajaan.

“Rencananya, pada setiap versi baru yang akan diluncurkan tiap tahun, akan ada tambahan tiga kerajaan baru hingga setidaknya tiap provinsi di Indonesia dapat diwakili oleh satu kerajaan,” urainya. Penasaran ingin segera menjajal game online lokal Indonesia ini? Nantikan selanjutnya..

Monday, 8 October 2012

Detik-Detik Akhir Perjalanan Soekarno



Iseng Baca - Jakarta, Selasa, 16 Juni 1970. Ruangan intensive care RSPAD Gatot Subroto dipenuhi tentara sejak pagi. Serdadu berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga penuh di beberapa titik strategis rumah sakit tersebut. Tak kalah banyaknya, petugas keamanan berpakaian preman juga hilir mudik di koridor rumah sakit hingga pelataran parkir.

Sedari pagi, suasana mencekam sudah terasa. Kabar yang berhembus mengatakan, mantan Presiden Soekarno akan dibawa ke rumah sakit ini dari rumah tahanannya di Wisma Yaso yang hanya berjarak lima kilometer. Malam ini desas-desus itu terbukti. Di dalam ruang perawatan yang sangat sederhana untuk ukuran seorang mantan presiden, Soekarno tergolek lemah di pembaringan. Sudah beberapa hari ini kesehatannya sangat mundur.

Sepanjang hari, orang yang dulu pernah sangat berkuasa ini terus memejamkan mata. Suhu tubuhnya sangat tinggi. Penyakit ginjal yang tidak dirawat secara semestinya kian menggerogoti kekuatan tubuhnya. Lelaki yang pernah amat jantan dan berwibawa—dan sebab itu banyak digila-gilai perempuan seantero jagad, sekarang tak ubahnya bagai sesosok mayat hidup.

Tiada lagi wajah tampannya. Kini wajah yang dihiasi gigi gingsulnya telah membengkak, tanda bahwa racun telah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya bengkak, tapi bolong-bolong bagaikan permukaan bulan. Mulutnya yang dahulu mampu menyihir jutaan massa dengan pidato-pidatonya yang sangat memukau, kini hanya terkatup rapat dan kering.

Sebentar-sebentar bibirnya gemetar. Menahan sakit. Kedua tangannya yang dahulu sanggup meninju langit dan mencakar udara, kini tergolek lemas di sisi tubuhnya yang kian kurus.Sang Putera Fajar tinggal menunggu waktu.

Dua hari kemudian, Megawati, anak sulungnya dari Fatmawati diizinkan tentara untuk mengunjungi ayahnya. Menyaksikan ayahnya yang tergolek lemah dan tidak mampu membuka matanya, kedua mata Mega menitikkan airmata. Bibirnya secara perlahan didekatkan ke telinga manusia yang paling dicintainya ini. “Pak, Pak, ini Ega…”. Senyap. Ayahnya tak bergerak. Kedua matanya juga tidak membuka.

Namun kedua bibir Soekarno yang telah pecah-pecah bergerak-gerak kecil, gemetar, seolah ingin mengatakan sesuatu pada puteri sulungnya itu. Soekarno tampak mengetahui kehadiran Megawati. Tapi dia tidak mampu membuka matanya. Tangan kanannya bergetar seolah ingin menuliskan sesuatu untuk puteri sulungnya, tapi tubuhnya terlampau lemah untuk sekadar menulis. Tangannya kembali terkulai. Soekarno terdiam lagi.

Melihat kenyataan itu, perasaan Megawati amat terpukul. Air matanya yang sedari tadi ditahan kini menitik jatuh. Kian deras. Perempuan muda itu menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Tak kuat menerima kenyataan, Megawati menjauh dan limbung. Mega segera dipapah keluar. Jarum jam terus bergerak. Di luar kamar, sepasukan tentara terus berjaga lengkap dengan senjata. Malam harinya ketahanan tubuh seorang Soekarno ambrol. Dia koma. Antara hidup dan mati. Tim dokter segera memberikan bantuan seperlunya.

Keesokan hari, mantan wakil presiden Muhammad Hatta diizinkan mengunjungi kolega lamanya ini. Hatta yang ditemani sekretarisnya menghampiri pembaringan Soekarno dengan sangat hati-hati. Dengan segenap kekuatan yang berhasil dihimpunnya, Soekarno berhasil membuka matanya. Menahan rasa sakit yang tak terperi, Soekarno berkata lemah. “Hatta.., kau di sini..?”.

Yang disapa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Namun Hatta tidak mau kawannya ini mengetahui jika dirinya bersedih. Dengan sekuat tenaga memendam kepedihan yang mencabik hati, Hatta berusaha menjawab Soekarno dengan wajar. Sedikit tersenyum menghibur. “Ya, bagaimana keadaanmu, No?” Hatta menyapanya dengan sebutan yang digunakannya di masa lalu. Tangannya memegang lembut tangan Soekarno. Panasnya menjalari jemarinya. Dia ingin memberikan kekuatan pada orang yang sangat dihormatinya ini.

Bibir Soekarno bergetar, tiba-tiba, masih dengan lemah, dia balik bertanya dengan bahasa Belanda. Sesuatu yang biasa mereka berdua lakukan ketika mereka masih bersatu dalam Dwi Tunggal. “Hoe gaat het met jou…?” Bagaimana keadaanmu? Hatta memaksakan diri tersenyum. Tangannya masih memegang lengan Soekarno. Soekarno kemudian terisak bagai anak kecil.

Lelaki perkasa itu menangis di depan kawan seperjuangannya, bagai bayi yang kehilangan mainan. Hatta tidak lagi mampu mengendalikan perasaannya. Pertahanannya bobol. Airmatanya juga tumpah. Hatta ikut menangis.

Kedua teman lama yang sempat berpisah itu saling berpegangan tangan seolah takut berpisah. Hatta tahu, waktu yang tersedia bagi orang yang sangat dikaguminya ini tidak akan lama lagi. Dan Hatta juga tahu, betapa kejamnya siksaan tanpa pukulan yang dialami sahabatnya ini. Sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh manusia yang tidak punya nurani.

“No…” Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Hatta tidak mampu mengucapkan lebih. Bibirnya bergetar menahan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Bahunya terguncang-guncang. Jauh di lubuk hatinya, Hatta sangat marah pada penguasa baru yang sampai hati menyiksa bapak bangsa ini.

Walau prinsip politik antara dirinya dengan Soekarno tidak bersesuaian, namun hal itu sama sekali tidak merusak persabatannya yang demikian erat dan tulus. Hatta masih memegang lengan Soekarno ketika kawannya ini kembali memejamkan matanya.

Jarum jam terus bergerak. Merambati angka demi angka. Sisa waktu bagi Soekarno kian tipis. Sehari setelah pertemuan dengan Hatta, kondisi Soekarno yang sudah buruk, terus merosot. Putera Sang Fajar itu tidak mampu lagi membuka kedua matanya.

Suhu badannya terus meninggi. Soekarno kini menggigil. Peluh membasahi bantal dan piyamanya. Malamnya Dewi Soekarno dan puterinya yang masih berusia tiga tahun, Karina, hadir di rumah sakit. Soekarno belum pernah sekali pun melihat anaknya.

Minggu pagi, 21 Juni 1970. Dokter Mardjono, salah seorang anggota tim dokter kepresidenan seperti biasa melakukan pemeriksaan rutin. Bersama dua orang paramedis, Dokter Mardjono memeriksa kondisi pasien istimewanya ini. Sebagai seorang dokter yang telah berpengalaman, Mardjono tahu waktunya tidak akan lama lagi.

Dengan sangat hati-hati dan penuh hormat, dia memeriksa denyut nadi Soekarno. Dengan sisa kekuatan yang masih ada, Soekarno menggerakkan tangan kanannya, memegang lengan dokternya. Mardjono merasakan panas yang demikian tinggi dari tangan yang amat lemah ini.

Tiba-tiba tangan yang panas itu terkulai. Detik itu juga Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua matanya tidak pernah mampu lagi untuk membuka. Tubuhnya tergolek tak bergerak lagi. Kini untuk selamanya.

Situasi di sekitar ruangan sangat sepi. Udara sesaat terasa berhenti mengalir. Suara burung yang biasa berkicau tiada terdengar. Kehampaan sepersekian detik yang begitu mencekam. Sekaligus menyedihkan.

Dunia melepas salah seorang pembuat sejarah yang penuh kontroversi. Banyak orang menyayanginya. Dan semua sepakat, Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa. Konon, ia juga dijuluki “Manusia separuh wali”. Manusia yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Manusia itu kini telah tiada.

Semoga, kita generasi yang telah diwariskan kemerdekaan dari andil besarnya Soekarno, mampu meneladani sikap beliau. Ajaran Nasionalisme dari Beliau untuk kita, sungguh teramat sedih bila melihat kenyataan generasi kita sekaran ini. Semoga menjadikan renungan bagi kita para generasi penerus bangsa. Amin.

Friday, 5 October 2012

Tiga Polwan Cantik National Traffic Management (NTMC)

Iseng Baca - Tiga Polwan Cantik National Traffic Management (NTMC)

(Dari kiri) Brigadir Polisi Avvy Olivia, Briptu Eka Frestya, dan Inspektur Polisi Satu Eny Regama di kantor gedung National Traffic Management (NTMC) , Cawang, Jakarta, Rabu 29 Agustus 2012.


Sama dengan rekannya Briptu Eka Frestya, Brigadir Polisi Avvy Olivia juga reguler mengisi program siaran informasi lalu lintas di televisi. Setiap pagi polwan kelahiran 16 April ini menyapa penonton lewat program "8-11" di Metro TV.
Quote:


(dari kiri) Briptu Eka Frestya, Brigadir Polisi Avvy Olivia, Inspektur Polisi Satu Eny Regama di kantor gedung National Traffic Management (NTMC) , Cawang, Jakarta, Rabu 29 Agustus 2012.
Quote:


Briptu Eka Frestya kerap tampil di layar kaca salah satu stasiun televisi swasta sebagai penyampai kabar lalu lintas ibu kota. Sebelum bertugas di National Traffic Management (NTMC), polwan yang dilantik pada 2006 ini pernah bertugas di Direktorat Samapta Polda Metro Jaya dan Polres Bandara untuk menangani masalah TKI di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
Quote:


(dari kiri) Briptu Eka Frestya, Brigadir Polisi Avvy Olivia, Inspektur Polisi Satu Eny Regama di kantor gedung National Traffic Management (NTMC) , Cawang, Jakarta, Rabu 29 Agustus 2012.
Quote:


Inspektur Polisi Satu Eny Regama pernah menjadi reporter televisi dadakan pada musim mudik 2010 silam. Polwan yang pernah bertugas di Biro Protokoler Istana Kepresidenan ini akhirnya menjadi presenter reguler di program televisi.

Penemuan Buncul sejenis Jenglot Hebohkan Warga Cirebon


Iseng Baca - Heboh Penemuan “BUNCUL”, sejenis JENGLOT di CIREBON


Setelah warga Majalengka yang dihebohkan penemuan makhluk halus dalam sebuah foto, kini giliran warga Cirebon yang mengalami hal serupa. Namun kali ini, bukan makhluk halus di dalam gambar atau foto, melainkan makhluk halus yang bisa dilihat secara kasat mata.

Subhanallah, Maha Besar Allah dengan Kuasanya. Setiap apa yang diturunkan dan terjadi di bumi sesungguhnya hanya ada dua yakni sebagai pilihan bagi umat manusia, Dari Allah dan Dari Syetan. Karena itu sebaik-baiknya ilmu manusia adalah lebih baik bila didasarkan atas atau hanya kepada-Nya saja, Allah Lillahi Ta’ala.

Adalah Jamil (27), seorang tuna wicara warga Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon yang membuat geger warga. Pria yang dikenal sebagai “orang pintar” itu telah berhasil menangkap sesosok mahkluk halus sejenis jenglot, atau dikenal warga setempat dengan sebutan buncul.

“Yang menemukan dan menangkap buncul itu Jamil. Dia menangkapnya dari Sungai Soka pada tadi subuh sekitar jam 03.00,” ujar salah seorang warga, Sutami (72). Sutami mengatakan, keberadaan buncul atau jenglot di Sungai Soka sudah diketahui warga sejak puluhan tahun lalu. Namun sejauh itu belum ada yang berani menangkap. “Nah baru Jamil itulah yang berhasil menangkap. Kebetulan dia itu ‘orang pintar’,” kata Sutami.

Penangkapan buncul atau jenglot, kata Sutami berawal dari seorang perempuan warga desa setempat yang bercerita bahwa rambutnya telah ditarik makhluk halus saat mandi di Sungai Soka. Namun ketika itu tidak tahu siapa yang narik rambut. Cerita perempuan itu ternyata sampai ke telinga Jamil. Akhirnya pada Minggu (16/1) malam sekitar pukul 20.00, Jamil mencoba menangkap buncul. Dengan dibantu teman-temanya sesama anak muda, Jamil akhirnya berhasil menangkap buncul pada Senin subuh sekitar pukul 03.00. Buncul yang ditangkap Jamil bukan dari sungai, namun dari bebatuan cadas yang ada di pinggir sungai. Dipercaya warga, batu cadas tersebut sebagai tempat persembunyian buncul.

Kini buncul tangkapan amil menjadi tontonan warga. Bahkan ratusan warga berdesakan ingin melihat dari dekat makhluk halus yang menyerupai jenglot tersebut.


BAYAR TIKET DULU, BARU BOLEH LIHAT !!

 

Untuk melihat, bayar tiket seikhlasnya (foto : tribun.jabar.co.id)
Namun, untuk bisa melihat jenglot secara langsung, warga tak bisa melihat begitu saja. Setiap pengunjung dimintai tiket seharga Rp 1.000. Selain itu, pengunjung juga dimintai tiket parkir dengan nilai yang sama yakni Rp 1.000. Uang hasil tiket tersebut akan dipergunakan karang taruna setempat untuk keperluan organisasi. Sebab yang mengelola tiket dan parkir adalah dari pemuda karang taruna. ”Kalau soal tiket itu bukan paksaan, seikhlasnya saja,” kilah Sutarmi soal tiket.


BUNCUL/JENGLOT ITU MAKANANNYA DARAH MANUSIA, IHH…SEREMMM !!

Meski sudah meraup keuntungan dari tiket masuk dan parkir, hingga Senin (17/1/2011) petang, makhluk halus atau jenglot yang ditemukan Jamil (27) warga Desa Pamijahan, Senin subuh, belum diberi makan darah manusia. Aparat desa setempat, Sukarta (60) mengatakan, dia dan warga setempat tidak memberi makan jenglot karena tidak tahu apa makanan untuk makhluk halus tersebut. ”Mau dikasih makan apa? Darah? Makanannya kan darah manusia,” kata Sukarta, saat ditemui di GOR tempat memamerkan jenglot, Senin (17/1/2011) siang.

Karena itulah, kata Sukarta, warga tidak memberi makan kepada jenglot. Sebab, tidak mungkin mengambil darah manusia untuk memberi makan makhluk ukuran mini tersebut. Oleh karena itu sejak tertangkap, buncul atau jenglot itu cuma di kasih makan kembang dan minyak wangi.


BUNCUL/JENGLOT ITU TERUS MENGECIL JIKA TERKENA CAHAYA

Meski berukuran kecil, jenglot yang ditangkap Senin subuh itu masih lengkap. Rambutnya hitam panjang, dengan ukuran kepala yang makin kecil. Sementara pada dua tangannya terdapat kuku tajam. Layaknya makhluk hidup, jenglot tersebut juga memiliki mulut dan bergigi. Sesekali giginya terlihat, saat makhluk tersebut membuka mulutnya.

Namun, kata Sukarta, ukuran jenglot semakin mengecil begitu terkena cahaya. Apalagi. Mulai Senin pagi, di mana bumi mulai terang, ukuran tubuh jenglot makin mengecil. Sampai Senin siang pun, ukurannya tak lebih dari sebesar jempol kaki orang dewasa. Semula ukuran jenglot berukuran besar. “Sebesar paha orang dewasa lah,” kata Sukarta.

Agar tak makin mengecil, warga setempat menutup mata jenglot dengan kain hitam. Demikian juga pada kaca GOR, ditutup kain agar tak terlalu banyak cahaya yang masuk.

Semoga kabar beritu tersebut dapat dijadikan wawasan dalam kita manusia khususnya umat Islam, agar semakin mendekatkan diri kepada Allah, Tuhan Atas Segalanya, dan semoga kita senantiasa dilindungi dari Tipu daya Syetan Yang Keji. Amin.

Thursday, 4 October 2012

Pesona Kecantikan Para Gadis Suku Dayak Kalimantan


Iseng Baca - Mungkin selama ini kita menganggap suku asli Kalimantan ini merupakan masyarakat yang sangat tertinggal dan tak terawat. Tapi siapa sangka kalau Suku Dayak pun memiliki gadis-gadis yang cantik dan rupawan. Nggak percaya tentang kebenarannya?! Mungkin gambar-gambar di bawah bisa menjadi jawabannya!








Nah, bagaimana gan, cantik kan gadis suku dayak di atas, walau mereka tinggalnya di pedalaman, akan tetapi tetap tubuh dan wajah mereka terawat. Tentunya perawatan yang alami, dari alam, simak terus beritanya di iseng baca :)

Wednesday, 3 October 2012

Tahun 2015 Indonesia Bisa Pecah menjadi 17 Negara


[indonesiapecahs.jpg]

Iseng Baca - Djuyoto Memprediksi Tahun 2015 Indonesia Pecah. BERAGAM reaksi dan tanggapan muncul ketika wacana tentang masa depan Indonesia, yang juga dijadikan judul buku oleh Djuyoto Suntani, itu muncul dalam acara Dialog Kebangsaan berjudul Indonesia: Kemarin, Kini dan Esok sekaligus peluncuran buku tersebut. Komentar bernada pesimis, optimis, hingga rasa tidak percaya silih berganti diberikan oleh berbagai pihak yang hadir di Gedung Aneka Bhakti Departemen Sosial kemarin. Mungkinkah Indonesia benar-benar akan ‘pecah’ pada tahun 2015?

Djuyoto Suntani, sang penulis buku, menyatakan dalam bukunya paling tidak ada tujuh faktor utama yang akan menyebabkan Indonesia “pecah” menjadi 17 kepingan negeri-negeri kecil di tahun 2015. Kepingan negeri-negeri kecil itu sendiri menurutnya didirikan berdasarkan atas:

1. Kepentingan rimordial (kesamaan etnis),
2. Ikatan ekonomis (kepentingan bisnis),
3. Ikatan kultur (kesamaan budaya),
4. Ikatan ideologis (kepentingan politik), dan
5. Ikatan regilius (membangun negara berdasar agama).

Penyebab pertama adalah siklus tujuh abad atau 70 tahun. Dalam bukunya ia menuliskan;
“Seperti kita ketahui, semua yang terjadi di alam ini mengikuti suatu siklus tertentu. Eksistensi suatu bangsa dan negara juga termasuk dalam suatu siklus yang berjalan sesuai dengan ketentuan hukum alam. Dia mengambil contoh Kerajaan Sriwijaya yang berkuasa pada abad 6-7 M di mana waktu itu rakyat di kawasan Nusantara bersatu di bawah kepemimpinannya. Memasuki usia ke-70 tahun kerajaan itu mulai buyar dan muncul banyak kerajaan kecil yang mandiri berdaulat. Alhasil, di awal abad ke-9 nama Kerajaan Sriwijaya hanya tinggal sejarah. Tujuh abad kemudian (abad 13-14 M) lahir Kerajaan Majapahit di Trowulan, Jawa Timur sekarang. Kerajaan besar itu berhasil menyatukan kembali penduduk Nusantara. Namun, kerajaan ini pun bernasib sama dengan Sriwijaya. Memasuki usia ke-70 pengaruhnya mulai hilang dan bermunculanlah kerajaan-kerajaan kecil di Nusantara. Nama Majapahit pun hilang ditelan bumi. Tujuh abad pasca-jatuhnya Majapahit, di tahun 1945 (abad 20) rakyat Nusantara kembali bersatu dalam suatu ikatan negara bangsa bernama Republik Indonesia (abad 20-21). Tahun 2015 akan bertepatan RI merayakan HUT-nya yang ke-70″.

Dia pun menyatakan,
“Selama ini saya selalu optimis, tapi melihat perkembangan di lapangan, apa yang terjadi pada sesama anak bangsa, sungguh mengenaskan. Irama perpolitikan nasional dewasa ini mengisyaratkan hitungan siklus bersatu dan bubar dalam tujuh abad, 70 tahun tampaknya kembali terulang. Berbagai fenomena alam yang menguat ke arah bukti kebenaran siklus sudah banyak kita saksikan. Pertengkaran sesama anak bangsa, terutama elite politik, tidak kunjung selesai, tulis Djuyoto. Penyebab kedua, Indonesia telah kehilangan figur pemersatu bangsa. Setelah Ir Soekarno dan HM Soeharto, tidak ada tokoh nasional yang benar-benar bisa mempersatukan bangsa ini. Masing-masing anak bangsa selalu merasa paling hebat, paling mampu, paling pintar, dan paling benar sendiri. Para tokoh nasional yang memimpin negeri ini belum menunjukkan berbagai sosok negarawan karena dalam memimpin lebih mengutamakan kepentingan politik golongan/kelompok daripada kepentingan bangsa (rakyat) secara luas. Kehilangan figur tokoh pemersatu adalah ancaman paling signifikan yang membawa negeri ini ke jurang perpecahan”. Katanya dengan tegas.

Pertengkaran sesama anak bangsa yang sama-sama merasa jago dan hebat, masing-masing punya kendaraan partai, punya jaringan internasional, punya dana/uang mandiri, punya akses, merasa punya kemampuan jadi Presiden; merupakan penyebab ketiga Indonesia akan pecah berkeping-keping menjadi negara-negara kecil. Masing-masing tokoh ingin menjadi nomor satu di suatu negara.

Salah satu penyebab Indonesia akan pecah di tahun 2015 karena adanya konspirasi global. Ada grand strategy global untuk menghancurkankeutuhan Indonesia. Ada skenario tingkat tinggi yang ingin menghancurkan Indonesia atau bahkan menghilangkan nama Indonesia sebagai negara bangsa, tegasnya. Konspirasi global ini, Djuyoto Suntani melihat, terus bergerak dan bekerja secara cerdas dengan menggunakan kekuatan canggih melalui penetrasi budaya, penyesatan opini, arus investasi, berbagai tema kampanye indah seperti demokratisasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, modernisasi, kebebasan pers, kemakmuran, kesejahteraan, sampai pada mimpi-mimpi indah lewat bisnis obat-obatan terlarang dengan segmen generasi muda.

Penyebab utama kelima Indonesia akan”‘pecah” dalam penilaiannya adalah faktor nama. Apa yang salah dengan nama? Ternyata, nama Indonesia sesungguhnya berasal dari warisan kolonial Belanda yakni East-India atau India Timur alias Hindia Belanda. Kalangan tokoh politik Belanda tingkat atas malah sering menyebut Indonesia dengan singkatan: In-corporate Do/e-Netherland in-Asia atau kalau diartikan secara bebas nama Indonesia sama dengan singkatan Perusahaan Belanda yang berada di Asia. Pemberian nama Indonesia oleh Belanda memang memiliki agenda politik tersembunyi sebab Belanda tidak rela Indonesia menjadi bangsa dan negara yang besar. Nama orisinil kawasan negeri ini yang benar adalah Nusantara, yang berasal dari kata Bahasa Sansekerta Nusa (pulau) dan Antara. Artinya, negara yang terletak di antara pulau-pulau terbesar dan terbanyak di dunia sebab negara kita merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Bila para anak bangsa tahun 2015 mampu menyelamatkan keutuhan negeri ini sebagai satu bangsa, salah satu opsi adalah dengan penggantian nama dari Indonesia menjadi Nusantara. Nama Nusantara lebih relevan, orisinil, berasal dari jiwa bumi sendiri dan lebih membawa keberuntungan, pesan Djuyoto. Namun, karena perpecahan sudah di ujung tanduk, salah satu agenda dalam membangun komitmen baru sebagai bangsa dalam pandangannya adalah dengan cara (perlu direnungkan) mengganti nama Indonesia menjadi Nusantara. Karena, nama memiliki arti serta memberi berkah tersendiri. Tidak hanya nama Indonesia yang bisa menjadi penyebab negeri ini pecah, nama Jakarta pun ternyata ikut berpengaruh terhadap keutuhan republik ini.

Nama Jakarta, Djuyoto mengungkapkan, memiliki konotasi negatif bagi sebagian besar masyarakat. Bila kita ingin menyelamatkan Indonesia dari ancaman perpecahan serta punya komitmen bersama untuk membawa negara ini menjadi negara besar yang dihormati dunia internasional, maka nama ibukota negara seyogianya dikembalikan kepada nama awalnya yaitu Jayakarta. Nama Jayakarta lebih tepat sebagai roh spirit Ke-Jaya-an Ibukota negara daripada nama Jakarta, sarannya.

Penyebab terakhir pecahnya Indonesia adalah gonjang ganjing pemilihan Presiden tahun 2014. Dia menyatakan dalam Pilpres 2009 bisa saja sejumlah tokoh yang kalah masih mampu mengendalikan diri tapi gejolak massa akar rumput yang berasal dari massa pendukung tidak mau menerima kekalahan jago pilihannya. Mereka lalu mempersiapkan diri untuk maju bertarung lagi pada Pilpres 2014. Pilpres 2014 adalah puncak ledakan dashyat gunung es yang benar-benar membahayakan integrasi Indonesia. Menurut Djuyoto dari informasi yang ia peroleh di seluruh penjuru Tanah-Air, indikasi karena gengsi kalah bersaing dalam Pilpres Indonesia lantas mengambil keputusan radikal dengan mendeklarasikan negara baru bukanlah sekedar omong kosong tapi akan terbukti. Pergolakan alam negeri ini seperti gunung es yang tampak tenang di permukaan namun setiap saat pasti meletus dengan dashyat.

Djuyoto Suntani menjelaskan, pada Pilpres 2014 bakal bermunculan figur dari berbagai daerah yang mulai berani bertarung memperebutkan kursi RI-1 untuk bersaing dengan tokoh nasional di Jakarta. Para tokoh daerah sudah dibekali modal setara dengan para tokoh nasional di Jakarta. Jika mereka kalah dalam Pilpres 2014, karena desakan massa pendukung, opsi lain adalah mendirikan negara baru, melepaskan diri dari Jakarta. Gonjang ganjing Indonesia sebagai bangsa akan mencapai titik didih terpanas pada Pilpres 2014. Jika kita tidak mampu mengendalikan keutuhan negeri ini, tahun 2015 Indonesia benar-benar pecah. Para Capres Indonesia 2014 yang gagal ramai-ramai akan pulang kampung untuk mendeklarasikan negara baru. Mereka merasa punya kemampuan, punya harga diri, punya uang, punya jaringan dan punya massa/rakyat pendukung. Perubahan dan pergolakan politik nasional pada tahun 2014 diperkirakan bisa lebih dashyat karena tidak ada lagi figur tokoh pemersatu yang dihormati dan diterima oleh seluruh bangsa.

Agar Indonesia tidak pecah, dia menyerukan seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bersatu. Dia berharap seluruh bangsa menyadari ancaman yang ada di depan mata dan kemudian saling bergandengan tangan bersatu untuk menyelesaikan semua permasalahan bangsa. Djuyoto bilang buku ini ditulis sebagai peringatan dini, sebagai salah satu wujud untuk berupaya menyelamatkan Indonesia dari ancaman kehancuran. Dengan adanya buku ini diharapkan semoga anak-anak bangsa mulai menyadari bahwa hantu Indonesia pecah sudah berada di depan mata. Kalau sudah paham, diharapkan mulai tumbuh kesadaran dari dalam hati lalu secara bersama-sama mengambil langkah untuk mencegah.

ke 17 negara itu antara lain.

1.Naggroe Atjeh Darrusallam : Banda Atjeh
2.Sumatra Utara : Medan
3.Sumatra Selatan : Lampung
4.Sunda Kecil : Jakarta
5.Jamar (Jawa Madura) : Surakarta
6.Yogyakarta : Yogyakarta
7.Kalimantan Barat : Pontianak
8.Kalimantan Timur : Samarinda
9.Ternate Tidore : Ternate
10.Sulawesi Selatan : Makassar
11.Sulawesi Utara : Manado
12.Nusa Tenggara : Mataram
13.Flobamora & Sumba: Kupang
14.Timor Leste : Dili
15.Maluku Selatan : Ambon
16.Maluku Tenggara : Tual
17.Papua Barat : Jayapura

Ayo dukung negara indonesia agar tidak sampai perpecahan yang sedemikian rupa..

Sunday, 30 September 2012

Makanan Khas Indonesia Paling Unik


Iseng Baca - Indonesia terkenal dengan keanekaragaman budaya, flora dan faunanya. Nah, pada makanan juga ada beberapa masakan asli suatu daerah yang merupakan masakan khas daerah tersebut, yang mungkin juga dirasa aneh dan asing didengar untuk dimakan dari orang yang berasal dari daerah yang lain.

Masakan unik tersebut di antaranya, tatararaa.. :

Bothok Tawon
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw2UUZ0VybDdEv5k3K5MqKI32W65KKx8PJSpHbZPqtt3UCVlfZpQ7vlExSwRGVEPaRlmP4kgUrNaw7ja031qEXrJPnz2hm_JL6Uksh17l_Ym4XSLh3b-cYRpA2_DdQ6PXFdATY_bwUPcH9/s400/botok+tawon.JPG

Makanan ini merupakan bothok dengan bahan dasar sarang tawon atau lebah. Rasanya ada yang pedas, manis dan asam segar. Bothok tawon masih bisa ditemui di daerah pedesaan jawa timur.

Lawar Bali


Lawar adalah makanan tradisional khas Bali yang bahannya dari daging babi, darah babi yang masih segar,parutan kelapa dan bumbu-bumbunya.Proses pengolahannya pun sangat unik yaitu daging babi yang diketek(potong2 halus) kemudian di campur dengan parutan kelapa dan bumbu khas serta yang terakhir dituangi darah segar babi untuk memberi warna merah yang membangkitkan rasa lapar. Lawar pada mulanya digunakan untuk sajian pada upacara baik upacara adat maupun upacara keagamaan, saat ini telah dijual sebagai hidangan baik di warung-warung, rumah makan bahkan hotel-hotel berbintang di Bali

Rujak Cingur


Sudah terlihat jelas belum bentuknya ya, hidung apa tuh :), bahan di atas adalah bahan dari rujak cingur, makanan khas kota surabaya. Cingur adalah sejenis kikil dari bagian hidung dan mulut sapi. Rujak cingur sangat enak memakai sambal petis dengan kacang tanah.

Soup Ceker Ayam


Kalau ini bahan dasarnya, kaki ayam, alias ceker. Gizi dan protein dari ceker ayam ini sangat tinggi.

Rempeyek Laron


Pernah tahu hewan yang terbang setelah hujan keluar, biasanya kita temui dekat lampu depan rumah. Namanya laron, hasil metamorfosis perubahan dari rayap kayu yang keluar setelah hujan. Oleh para penduduk, dijadikan bahan rempeyek.

Kelelawar Goreng Bumbu


Kelelawar goreng bumbu kecap sambal pedas, merupakan masakan khas dari manado. Mungkin di daerah lain juga ada tapi dengan bahan kelelawar buah atau codhot.

Ulat Sagu


Ulat sagu bisa ditemui pada pohon sagu yang sudah mati ada juga di pohon kelapa yang telah mati. Sebenarnya ulat sagu merupakan perubahan sebelum menjadi kumbang. Biasanya langsung dimakan mentah-mentah sebagai jamu dan obat kuat, khas dari papua atau NTB.

Tokek goreng


Digunakan sebagai jamu untuk masalah penyakit kulit. Tokek bisa kita temui hidup di rumah-rumah, ada juga yang ditangkarkan.

Tikus Panggang


Wah, ini tikus panggang namanya, asli dari manado punya. Ada yang sudah coba ?!?

Juice Cacing Tanah


Tidak dimakan mentah-mentah, cacing tanah dioleh dengan dikeringkan kemudian dijadikan serbuk sehingga nantinya bisa dijadikan juice. Merupakan resep turun temurun untuk obat dan anak yang sulit makan. Protein dalam daging cacing sangat tinggi manfaatnya.

Keripik Teripang


Makanan dari hewan laut seperti lintah. Mengandung protein yang tinggi. Kalau anda alergi sebaiknya dihindari.

Belalang Goreng


Walang goreng atau belalang goreng. Makanan ini bisa kita temui saat musimnya, banyak dijajakan warga sekitar desa gunung kidul.

Sate Kere


Makanan ini bisa anda jumpai di daerah solo, jawa tengah. Jangan heran koq namanya sate kere, satenya tidak ada yang dari daging, bahannya dari tempe menjos, tempe biasa, dan kikil.

Sate Biawak


Sate dari biawak dipercaya bisa berkhasiat untuk kejantanan para lelaki. Kalau di jawa disebut nyambik, hidup di sekitar sungai atau danau. Lemak biawak digunakan untuk minyak oles dan dagingnya untuk sate.

Sate Ular


Sate ular, pasti bisanya sudah dihilangkan, jadi tidak beracunlah. Mau mau?

Sate Kuda


Sate kuda, jantan seperti kuda. Patut dicoba kalau berani. Banyak ditemui di daerah jawa dan sumbawa. Ada pula susu kuda lho :)

Sate dan rica-rica Landak


Binatang yang mempunyai banyak bulu berjarum ini dijadikan bahan sate dan rica-rica. Dipercaya untuk obat sakit asma dan alergi kulit.

Sate Buaya


Bisa kita temui di daerah sumatra dan kalimantan. Buaya yang dibuat sate adalah buaya dari tangkaran.

Gila ! Bocah SMK Pancoran 314 Bangga Setelah Bunuh Orang


Iseng Baca - Gila ! Bocah SMK Pancoran 314 Bangga Setelah Bunuh Orang -  Zaman Mungkin telah semakin rusak, tawuran antar sekolah terjadi dimana-mana, mereka anggap tawuran adalah sebagai jadi diri mereka, tanpa tawuran mereka anggap diri mereka banci.

SMK Pancoran 314 sebagai salah satu SMK yang rawan terjadi tawuran, berikut pengakuan anak-anak SMK pancoran 314 kejadian tawuran yang telah mereka lakukan. (kami dapat dari grup FB mereka)






Inilah Sejarah Pelacuran Di Kota Jakarta


Iseng Baca - Inilah Sejarah Pelacuran Di Kota Jakarta.   

Loading image... 
by YouTheHandRich on 2012-09-26 11:20:21

Masalah prostitusi atau pelacuran memang sudah menjadi masalah clasic yang sulit di singkirkan dari kota kota besar. Walupun sudah dilakukan beberapa tindakan seperti razia, dan bimbingan sosial bagi para pelakunya, namun nyata prostitusi masih saja berjalan secara ilegal di kota kota besar.

Tak heran jika di beberapa negara melegalkan tempat prostitusi dan memengut pajak dari hasil bisnis tersebut baca juga mengenai Tempat Hiburan Malam Dewasa Terkenal Yang Ada Di Dunia.


Di Jakarta sendiri praktek prostitusi dipercaya telah ada sejak zaman VOC menguasai Batvia abad ke-17. Menurut catatan yang ditulis dalam Ensiklopedia Jakarta terbitan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemprov DKI Jakata Tahun 2005, lokalisasi pertama mulai muncul di daerah Kota.


Ketika itu, pusat niaga dan keramaian memang berpusat di wilayah yang kita kenal sebagai kawasan Kota Tua. Lokalisasi pertama yang berdiri terletak di dekat Stasiun Kota, Jakarta. Lokalisasi itu bernama Macao Po.

Macao Po ini merupakan lokalisasi kelas atas. Pengunjungnya adalah pejabat VOC yang memang doyan main wanita dan korupsi. Selain mereka, para pelanggan yang datang juga terdapat saudagar Tionghoa. Tidak heran jika kemudian sebagian pelacur yang ada di sini diimpor langsung dari Makau, China.

Jika Macao Po menjadi lokalisasi untuk kelas atas, maka ada juga lokalisasi untuk kelas bawah. Yakni terletak di Gang Mangga, tidak jauh dari Macao Po berada. Di sini, para pelacur yang menjajakan dirinya pun lebih beragam, mulai dari pribumi, keturunan hingga Tionghoa.

Karena tarifnya yang murah, tentu saja pelayanan kesehatan para pelacur di kawasan ini buruk. Alhasil penyakit sipilis merebak hingga abad ke-19. Saking identiknya, Gang Mangga pun dijadikan nama lain dari penyakit itu.

Bisnis terlarang ini kemudian terus berkembang. Persaingan pun semakin sengit karena orang Tionghoa mulai mendirikan banyak rumah bordil yang disebut dengan Soehian. Kehadiran rumah-rumah bordil itu menjadi saingan baru kawasan Gang Mangga. Keributan pun kerap terjadi di lokalisasi ini sehingga pada akhirnya ditutup pada awal abad ke-20.

Setelah Indonesia merdeka, pelacuran terus menjamur di Jakarta. Pusat-pusat lokalisasi yang terkenal antara lain di Gang Hauber di kawasan Petojo, Jakarta Pusat.

Wali Kota Sudiro mengganti nama Gang Hauber menjadi Gang Sadar untuk mengubah citra lokalisasi ini pada pertengahan 1950-an. Tapi praktik pelacuran masih berlangsung hingga era 1980-an.

Saat Ali Sadikin ditunjuk menjadi Gubernur, tempat pelacuran yang telah menjamur itu kemudian digusur. Semua pelacur dikumpulkan dan kembali dilokalisir di kawasan yang dikenal dengan Kramat Tunggak, Jakarta Utara. Meski sempat mendapat banyak tentangan, toh Ali Sadikin tidak bergeming. Dia mengaku lebih baik melokalisir pelacur agar mudah dibina daripada melihat pelacur berkeliaran tanpa pengawasan.

Seiring berjalannya waktu, lokalisasi Kramat Tunggak semakin menggeliat. Dengan luas tanah mencapai 12 hektar pada periode tahun 70-80an, banyak pelacur dari daerah berdatangan. Bahkan bisa dibilang mereka mendominasi. Kebanyakan dari mereka berasal dari Pantura seperti Subang, Indramayu dan Cirebon. Jumlah pelacur yang ada saat itu mencapai 2.000 orang.

Kondisi itu membuat nama Kramat Tunggak tenar ke penjuru Asia. Bahkan lokalisasi ini dikenal sebagai tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara sebelum akhirnya dibubarkan tahun 1999 oleh Gubernur Sutiyoso dan diganti menjadi Islamic center.

Tapi seperti yang sudah-sudah, langkah itu tidak serta merta membuat prostitusi benar-benar mati. Para wanita penjaja cinta demi mendapatkan lembaran uang itu kembali berkeliaran di jalan-jalan. Menggoda setiap pria hidung belang yang membutuhkan hiburan seks.